Indah,perawan,cantik
Tidak terucap sesuatu yang indah
bagai terhenti waktu seketika
kaku
kosong
tiada rasa selain panorama
yang memenuhi ruang minda
semua
hampir mengelap kenyataan
dan realiti berdiri
Menusuk jiwa umpama
bidadari lembut membelai
hati sanubari yang kian kering
air kasih sayang
Terasa jatuh diruang angkasa
disinari bintang tujuh
menjadikan jauh disudut fantasi
Ingin menyentuh,memeluk,
tapi kejauhan,semakin jauh
terlintas bisikan
perit tapi benar
mengejut dari jauh kelalaian
mimpi tinggal mimpi
kenyataan itu dihadapi
yang hanya ilusi
pahit dimiliki
cuba untuk manis diingati.
No comments:
Post a Comment